Pengetahuan Asuransi, Unit Link

Mengubah Unit-Link Menjadi YRT (Yearly Renewable Term)

Unit-link adalah produk asuransi yang terdiri dari dua unsur, yaitu asuransi jiwa dan investasi. Dua unsur ini ditautkan (linked) sehingga disebut unit-link.

Unsur investasi pada unit-link memiliki karakteristik yang sama dengan reksadana (mutual fund). Sedangkan unsur asuransi jiwa pada unit link adalah YRT (Yearly Renewable Term), yaitu term-life tahunan bergaransi perpanjangan. Dikatakan term-life tahunan, karena biaya asuransi ditetapkan hanya untuk satu tahun dan akan berbeda untuk tahun berikutnya. Metode ini disebut actual premium.

Pada term-life murni yang berjangka waktu beberapa tahun (5, 10, 15, atau 20 tahun), premi merupakan hasil perata-rataan dari biaya tiap tahun dibagi jumlah tahun. Oleh karena itu, premi di separuh masa kontrak pertama akan lebih tinggi dari biaya aktualnya, dan di separuh masa kontrak kedua akan lebih rendah dari biaya aktualnya. Metode ini disebut level premium.

Term-life tahunan adalah jenis asuransi jiwa yang paling sederhana dan karena itu paling murah. Kelemahannya, premi naik setiap tahun seiring bertambahnya usia.

Bagi anda yang telah mengenal wacana pemisahan asuransi dan investasi, sesungguhnya unit-link pun dapat dipisahkan dari investasinya. Caranya, dengan mengubah unit-link tsb menjadi YRT. Prinsip dari cara ini ialah anda hanya membayar biaya-biayanya saja agar manfaat proteksinya tetap berjalan.

Biaya-biaya pada Unit-link

Untuk menjalankan cara ini, anda perlu tahu apa saja biaya-biaya yang dikenakan dalam produk unit-link, yaitu:

  1. Biaya akuisisi.

Biaya ini dikenakan selama 5 tahun dihitung dari premi dasar unit-link, dengan porsi terbesar di dua tahun pertama. Di dua tahun pertama, biaya akuisisi dipotong dari premi sehingga polis akan lapse jika nasabah terlambat bayar premi hingga melewati masa tenggang. Pada tahun ketiga sampai kelima, biaya akuisisi relatif kecil dan teknisnya dipotong dari saldo investasi.

  1. Biaya administrasi.

Biaya ini dikenakan selama polis masih aktif, mulai dari tahun pertama polis (ada juga yang mulai tahun kedua) sampai tahun terakhir (polis ditutup, tertanggung meninggal dunia, atau maksimal sd usia 100 tahun).

  1. Tabarru atau biaya asuransi (cost of insurance, cost of rider).

Tabarru atau biaya asuransi dikenakan untuk setiap manfaat proteksi yang diambil, baik asuransi dasar maupun rider. Untuk asuransi dasar istilahnya COI (Cost of Insurance), untuk rider istilahnya COR (Cost of Rider). Besarnya biaya asuransi tergantung uang pertanggungan, usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan kondisi kesehatan tertanggung. Biaya asuransi berlaku untuk satu tahun dan akan berubah (cenderung naik, tapi tidak selalu) pada tahun berikutnya. Karakteristik inilah yang menjadikan unsur asuransi pada unit-link bisa digolongkan sebagai YRT.

Itulah tiga biaya yang perlu diperhitungkan dalam konteks keperluan mengubah unit-link menjadi YRT. Karena biaya akuisisi hanya dikenakan di lima tahun pertama, maka mulai tahun keenam dan seterusnya biaya yang dihitung hanya Tabarru dan administrasi.

Selain tiga itu, ada beberapa biaya yang lazim pada unit-link yaitu biaya pengelolaan investasi, biaya top up (ada yang mengenakannya dalam bentuk selisih harga jual-beli unit), biaya penarikan dana, pajak, dan biaya pengalihan jenis dana. Tapi angkanya relatif kecil, dan sebagian hanya dikenakan jika ada transaksi, sehingga boleh diabaikan dalam konteks ini.

Langkah-langkah Mengubah Unit Link Menjadi YRT

Langkah-langkah berikut ini hanya berlaku di unit-link Tapro Allianz (Allisya Protection Plus dan Smartlink Flexi Account Plus), tapi di unit link lain pun pada prinsipnya tak jauh berbeda. Unit-link Tapro Allianz belum memotong biaya asuransi tahun pertama dari premi tahun pertama, tapi memotongnya separuh di tahun kedua dan separuh lagi di tahun ketiga. Jadi, di tahun pertama tidak ada potongan biaya asuransi, di tahun kedua dan ketiga akan ada potongan dobel.

Langkah-langkah mengubah unit-link menjadi YRT menggunakan produk Tapro Allianz:

  1. Pada tahun pertama dan kedua, bayarlah premi seperti biasa.
  2. Pada tahun ketiga, anda boleh membayar hanya Tabarru tahun ketiga + setengah Tabarru tahun pertama + administrasi + biaya akuisisi tahun ketiga sebesar 15% dari premi awal.
  3. Pada tahun keempat, anda boleh membayar Tabarru tahun keempat + administrasi + biaya akuisisi tahun keempat sebesar 7,5% dari premi awal.
  4. Pada tahun kelima, anda boleh membayar Tabarru tahun kelima + administrasi + biaya akuisisi tahun kelima sebesar 7,5% dari premi awal.
  5. Mulai tahun keenam dan seterusnya, anda boleh membayar hanya Tabarru tahun berjalan + administrasi.
  6. Kapan pun anda tidak butuh proteksi lagi, anda boleh berhenti bayar. Anda hanya akan menerima nilai investasi yang jumlahnya pasti kecil sekali (hampir hangus, atau anggap saja hangus karena niat awal anda adalah berasuransi murni layaknya term-life).

Contoh Perhitungan

Tuan Z umur 30 tahun membuka polis unit link Tapro Allisya untuk mendapatkan UP jiwa 1 miliar dengan premi 360 ribu per bulan. Ilustrasinya bisa dilihat di SINI.

Maka:

a). Pada tahun pertama dan kedua, Tuan Z membayar premi 360 ribu per bulan.

Di akhir tahun kedua, Tuan Z telah membayar biaya-biaya yang seluruhnya dipotong dari premi, yaitu:

  1. Biaya akuisisi tahun pertama sebesar 75% dari premi awal 360 ribu, yaitu 270.000 per bulan.
  2. biaya akuisisi tahun kedua sebesar 40% dari premi awal 360 ribu, yaitu 144.000 per bulan.
  3. Tabarru (biaya asuransi) tahun kedua sebesar 145.000 per bulan,
  4. Setengah Tabarru tahun pertama sebesar 72.500 per bulan.
  5. Biaya administrasi tahun pertama dan kedua sebesar 27.500 per bulan.

Nilai investasi yang tersisa di akhir tahun kedua anggaplah sebagai dana cadangan. Jumlahnya kecil, mungkin hanya sekitar 500-800 ribuan (di bawah 1 juta).

b). Pada tahun ketiga, tuan Z membayar biaya-biaya yaitu:

  1. Tabarru tahun ketiga (usia 32) sebesar 145.000/bulan
  2. Setengah Tabarru tahun pertama sebesar 72.500/bulan
  3. Administrasi 27.500/bulan
  4. Biaya akuisisi tahun ketiga sebesar 15% dari premi awal 360 ribu, yaitu 54.000/bulan

Total yang dibayar Tuan Z pada tahun ketiga adalah: 299.000/bulan.

c). Pada tahun keempat, tuan Z membayar biaya-biaya yaitu:

  1. Tabarru tahun keempat (usia 33) sebesar 145.000/bulan
  2. Administrasi 27.500/bulan
  3. Biaya akuisisi tahun keempat sebesar 7,5% dari premi awal, yaitu 27.000

Total yang dibayar Tuan Z pada tahun keempat adalah 198.500/bulan

d). Pada tahun kelima, Tuan Z membayar biaya-biaya yaitu:

  1. Tabarru tahun kelima (usia 34) sebesar 151.677/bulan
  2. Administrasi 27.500/bulan
  3. Biaya akuisisi tahun kelima sebesar 7,5% dari premi awal, yaitu 27.000

Total yang dibayar Tuan Z pada tahun kelima adalah 206.177/bulan

e). Pada tahun keenam, Tuan Z membayar biaya-biaya yaitu:

  1. Tabarru tahun keenam (usia 35) sebesar 160.000/bulan
  2. Administrasi 27.500/bulan

Total yang dibayar Tuan Z pada tahun keenam adalah 187.500/bulan

f). Pada tahun ketujuh, Tuan Z membayar biaya-biaya yaitu:

  1. Tabarru tahun ketujuh (usia 36) sebesar 170.000/bulan
  2. Administrasi 27.500/bulan

Total yang dibayar Tuan Z pada tahun ketujuh adalah 197.500/bulan

g). Pada tahun-tahun selanjutnya, hanya dua biaya itulah yang harus dibayar, dengan nilai yang cenderung naik.

h). Tuan Z dapat menghentikan pembayaran Tabarru dan administrasi kapan pun ia menginginkan, dan proteksi pun berakhir.

Demikianlah cara mengubah unitlink menjadi YRT (Yearly Renewable Term). Semoga bermanfaat.


Untuk konsultasi lebih lanjut, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda


Tanya Jawab

Tanya: Apakah hal seperti ini diperbolehkan?

Jawab: Ya. Karena kewajiban peserta pada dasarnya hanyalah membayar biaya-biaya yang diperlukan agar polis unit-link tetap berlaku. Sedangkan investasi adalah hak nasabah. Hak boleh tidak diambil dan perusahaan asuransi pun tidak berhak menagih.

Tanya: Maksudnya, apakah membayar premi dengan angka ganjil (contoh: 196.500) itu diperbolehkan?

Jawab: Baik, tentu petugas admin di Allianz akan bingung menerima premi ganjil. Biasanya mereka akan konfirmasi ke nasabah jika menemukan setoran yang berbeda dengan premi awal. Cara yang saya sarankan adalah tetap menyetor sesuai premi awal tapi tidak rutin (selang-seling sesuai kebutuhan). Misal: Tabarru+admin tahun berjalan adalah 186.500, maka kita boleh menyetor premi 350 ribu untuk dua bulan. Nanti bulan ketiga kita setor lagi 350 ribu. Tidak pas tidak apa-apa, karena kita akan dibantu oleh dana cadangan yang tersimpan sejak akhir tahun kedua.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga nilai investasi tetap ada walaupun kecil. Misalnya saya, polis unit-link pertama yang saya miliki selalu saya jaga saldonya di kisaran 500 ribuan. Jika saldo sudah di bawah 500 ribu, saya setor premi. Jika saldo masih di atas 500 ribu, saya tidak setor premi.

Tanya: Bagaimana cara mengetahui saldo unit-link saya?

Jawab: Anda bisa mengetahuinya melalui laporan transaksi yang dikirim ke email atau ke rumah tiap bulan. Anda pun dapat memantau sendiri saldo investasi unit-link anda melalui portal Allianz Eazy Connect.

Tanya: Apa saja biaya-biaya yang dikenakan pada unit link Tapro?

Jawab: Biaya-biaya yang dikenakan pada unit link Tapro adalah:

1) Biaya akuisisi, dikenakan di 5 tahun pertama. Besarnya 75% (tahun pertama), 40% (tahun kedua), 15% (tahun ketiga), dan 7,5% (tahun keempat dan kelima).

2) Biaya administrasi Rp 27.500.

3) Biaya asuransi atau Tabarru, dikenakan untuk tiap manfaat asuransi yang diambil. Besarnya tergantung UP, jenis kelamin, dan usia.

4) Biaya pengelolaan investasi 2% per tahun.

5) Selisih jual-beli unit sebesar 5%.

Tanya: Kenapa pada dua tahun pertama harus membayar premi seperti biasa?

Jawab: Pada dua tahun pertama, biaya akuisisi masih besar (75% dan 40%). Dan begitulah yang disyaratkan dalam polis. Jika tidak dibayar, polis akan lapse setelah melewati masa tenggang (44 hari).

Tanya: Biaya pengelolaan investasi 2% per tahun belum dihitung pada contoh di atas, mengapa?

Jawab: Karena nilai investasi kita sangat kecil, biaya 2% bisa diabaikan.

Tanya: Bagaimana dengan selisih jual-beli unit sebesar 5%?

Jawab: Biaya ini hanya dikenakan pada 5 tahun pertama, karena mulai tahun keenam, setoran kita akan ditambahi sebesar 5,26% untuk menutup selisih tersebut. Selain itu nilainya relatif kecil sehingga bisa diabaikan.

Tanya: Mengapa pada tahun ketiga, kita masih membayar setengah Tabarru tahun pertama?

Jawab: Tabarru tahun pertama ditagihkan mulai bulan ke-13 sampai bulan ke-36 (dicicil selama 2 tahun). Di unit-link lain, aturannya mungkin berbeda.

Tanya: Apakah pembayaran Tabarru+Administrasi harus bulanan atau boleh tahunan?

Jawab: Penagihan Tabarru dan admin dilakukan secara bulanan, walaupun kita bayar premi secara tahunan.

Tanya: Bagaimana cara mengetahui besarnya Tabarru pada tahun-tahun berikutnya?

Jawab: 1) Dapat ditanyakan ke agen (saya, penulis artikel ini, khusus nasabah); 2) Dapat ditanyakan ke CS Allianz menjelang ulang tahun polis; 3) Anda pun akan mendapat kiriman surat yang berisi informasi biaya Tabarru tahun berikutnya setiap menjelang ulang tahun polis.

Tanya: Apakah suatu saat, Tabarru+admin akan lebih tinggi dari premi awal? Kapan itu?

Jawab: Ya. Tepatnya kapan, tergantung usia masuk dan besarnya premi awal. Untuk kasus Tuan Z di atas, Tabarru+admin akan lebih tinggi dari premi awal 350 ribu pada usia 45 tahun.

Tanya: Berapa kenaikan rata-rata Tabarru?

Jawab: Tabarru untuk proteksi jiwa naiknya sekitar 8-9% per tahun. Tabarru untuk rider berbeda-beda. Khusus untuk rider ADDB, Tabarrunya flat sampai akhir kontrak (usia 65 tahun).

Tanya: Polis unit-link saya telah berjalan selama 5 tahun. Apakah saya bisa mengubahnya menjadi YRT?

Jawab: Bisa. Pertama cek dulu saldonya. Jika saldonya cukup banyak, anda boleh cuti premi (berhenti bayar premi untuk sementara) sampai saldonya mengecil menjadi sekitar 2-3 kali Tabarru bulanan. Setelah itu boleh lakukan cara yang ditunjukkan dalam artikel ini.

Jika anda tidak sabar, boleh tarik dananya hingga tersisa saldo minimal yang diperkenankan (amannya sekitar 2-3 kali Tabarru bulanan). Setelah itu, anda boleh membayar premi secara tidak rutin sekadar supaya tersedia saldo yang cukup untuk membayar Tabarru dan administrasi.

Tanya: Polis unit-link saya telah berjalan selama 10 tahun dan telah cuti premi. Apakah bisa diubah menjadi YRT?

Jawab: Bisa. Prinsipnya sama dengan kondisi di atas.

Tanya: Apa keuntungan menjadikan unit link sebagai YRT?

Jawab: Keuntungannya adalah:

  1. Biaya asuransi yang rendah mulai tahun ketiga hingga 10-20 tahun masa kepesertaan (tergantung premi awal dan usia masuk).
  2. Penagihan biaya dilakukan secara bulanan, sehingga terasa lebih ringan.
  3. Biaya asuransi dikenakan sesuai usia sehingga lebih adil. Biaya asuransi tahun sekarang ditagihkan tahun sekarang, biaya asuransi tahun depan ditagihkan tahun depan. Tidak dirata-ratakan seperti pada term life 10 atau 20 tahunan.
  4. Dapat memperoleh benefit asuransi yang bagus dari unit-link, yang sebagian tidak bisa diperoleh di asuransi murni tradisional (term-life).
  5. Dapat memperoleh produk yang bagus dengan cara bayar secara bulanan tanpa harus membayar lebih mahal. Pada produk tradisional, jika disediakan cara bayar bulanan, preminya akan lebih mahal.
  6. Bebas menentukan kapan ingin menutup polis, tanpa sedikit pun dirugikan.
  7. Jika diperlukan, dapat menikmati perlindungan hingga umur 99 tahun.

Tanya: Apa kerugian mengubah unit link menjadi YRT?

Jawab: Kerugiannya, jika harus dianggap kerugian, adalah:

  1. Hanya bisa dilakukan mulai tahun ketiga.
  2. Biaya asuransi akan naik seiring usia, dan selewat 10-20 tahun akan lebih tinggi dari premi awal.
  3. Tidak cocok untuk orang yang keberatan dengan premi hangus.
  4. Jika lupa bayar premi selama beberapa bulan, polis akan lapse (karena cadangan dananya sedikit).

Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai asuransi Allianz, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Senior Business Partner ASN)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Agen asuransi Allianz sejak November 2011

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Unit Link

Tabel Perbandingan Term Life vs Unit Link Tapro

m

Perbandingan produk asuransi Term Life (asuransi jiwa berjangka) dengan Unit Link (asuransi jiwa + investasi) merupakan tantangan akademik yang menarik bagi saya. Saya mengikuti beberapa tulisan para pakar, antara lain Priyadi, Freddy Pieloor, Aidil Akbar, dan Ligwina Hananto, yang membandingkan kedua produk ini. Namun sayangnya, mereka menggeneralisir seolah semua unit link sama dan mereka tidak membandingkan yang termurah dari jenisnya.

Saya juga memperhatikan, para kritikus Unit Link berikutnya hanya mengulang-ulang poin-poin yang dikemukakan para pakar di atas. Saya akui sebagian kritik mereka benar dan berdasarkan fakta. Tapi ada yang tidak relevan lagi sekarang, atau perlu diubah cara pandangnya.

Melalui tabel di bawah ini, saya mengajukan sebuah pembaruan cara perbandingan. Dulu, para pakar itu membandingkan Unit Link dengan Term Life + Reksa Dana. Saya menghindari cara begini, karena hasilnya akan penuh dengan angka-angka yang didasarkan semata-mata pada asumsi. Asumsi investasi boleh sama, tapi hasilnya tiap orang pasti berbeda. Sama-sama menaruh uang di RD saham merek A pun, dua orang yang berbeda akan memperoleh retur yang berbeda.

Saya membandingkan Unit Link langsung head to head dengan Term Life sebagai sesama produk asuransi. Lanjutkan membaca “Tabel Perbandingan Term Life vs Unit Link Tapro”

Unit Link

355 Ribu Per Bulan Dapat UP 1 Miliar, Mau?

CATATAN

Artikel penawaran ini telah diperbarui dengan: “Premi 360 Ribu Dapat UP 1 Miliar“.

Artikel Awal

Penawaran ini saya tujukan untuk orang-orang yang sedang mencari asuransi jiwa yang paling tepat untuknya, sesuai kebutuhan dan anggarannya, dan mungkin sedang bingung apakah memilih asuransi jiwa jenis term-life atau unit-link.

Di sini saya menawarkan unit-link Tapro Allisya Protection Plus sebagai bahan perbandingan dengan produk asuransi lain (terutama dari jenis term life) yang telah atau akan anda survai. Tentang apa itu Tapro Allisya, silakan baca di https://myallisya.com/produk/allisya-protection-plus-premi-berkala/.

Sesuai judul di atas, Tapro Allisya bisa memberikan uang pertanggungan jiwa 1 miliar dengan premi 355 ribu per bulan, untuk pria usia 30 tahun, kerja dalam ruangan, dan sehat. Ilustrasi bisa dilihat di bagian bawah.

Keunggulan produk ini antara lain: 

1. Bisa Bayar Bulanan

Tapro Allisya bisa memberikan UP 1 Miliar dengan premi hanya 355 ribu per bulan untuk pria 30 tahun. Di term life tertentu, anda mungkin akan mendapat premi yang lebih murah, tapi pada umumnya hanya bisa bayar secara tahunan atau semesteran.

Kebanyakan kita mengatur keuangan secara bulanan, karena tagihan-tagihan lain pun banyak yang bersifat bulanan. Anda dapat mengalokasikan iuran asuransi bersama tagihan-tagihan rutin lainnya seperti listrik, telepon, iuran pemeliharaan lingkungan, KPR, kredit motor atau mobil, langganan TV kabel, dan lain-lain.

Selain itu, tidak semua orang punya persediaan uang kas yang cukup besar untuk bayar secara tahunan. Seperti halnya terhadap barang-barang lain, bayar secara mencicil memungkinkan orang punya asuransi jiwa dengan lebih cepat. (Baca juga di sini: Saya Ingin Proteksi 1 Miliar, Tapi Uang Saya Cuma 300 Ribuan. Gimana Dong?)

Jika kurang disiplin menyisihkan penghasilan sejak awal, terkadang kedatangan tagihan yang besar bisa bikin kaget. Misalnya anda bayar asuransi per tahun 10 juta. Setelah bayar premi tahun pertama, anda tenang-tenang saja toh tahun depan masih lama. Tiba-tiba, tahu-tahu, sekonyong-konyong, tanpa anda sadari (mungkin karena hidup anda terlalu bahagia), tahun depan sudah di depan mata, dan anda sama sekali belum menyiapkan uang 10 juta.

2. Masa Bayar Lebih Pendek, Masa Proteksi Lebih Panjang

Pada asuransi jenis term-life (asuransi jiwa murni tanpa nilai tunai), masa pembayaran premi sama dengan masa berlaku asuransi. Jika kontrak 10 tahun, masa pembayaran pun 10 tahun dan masa proteksi pun 10 tahun.

Tapi di unit link Tapro Allisya, masa pembayaran premi bisa lebih pendek untuk masa berlaku yang lebih panjang. Jika hasil investasinya bagus, bayar 10, atau 15, atau 20 tahun pun cukup untuk masa proteksi hingga 70 tahun. Tapi jika hasil investasi ternyata tidak sesuai harapan, anda bisa memperlakukan unit link ini sama seperti term-life: membayar selama ingin mendapat proteksi.

3. Premi Tidak Seluruhnya Hangus.

Karena Tapro Allisya ini unit link, maka ada sebagian premi yang diinvestasikan, selain yang dipakai untuk membayar biaya-biaya seperti biaya akuisisi, administrasi, tabarru (biaya asuransi), dan pengelolaan investasi. Biaya-biaya memang hangus, tapi premi yang diinvestasikan adalah hak anda.

Jika di tengah jalan anda ingin berhenti, anda tinggal ambil seluruh nilai investasi yang ada. Beres. Dalam jangka pendek mungkin belum balik modal, tapi bagaimana pun itulah biaya proteksi anda.

4. Bergaransi Perpanjangan.

Di term life, jika anda melakukan perpanjangan selepas masa kontrak, sebagian perusahaan asuransi akan mewajibkan anda menjalani tes kesehatan lagi. Jika kesehatan anda dianggap buruk, perpanjangan asuransi bisa jadi ditolak. Oleh karena itu, jika anda memutuskan mengambil term life, pastikan polis anda memiliki garansi perpanjangan (renewal guarantee).

Tapi di Tapro Allisya, anda sama sekali tidak perlu memikirkan masalah perpanjangan. Asalkan biaya-biaya polis terus dibayar, proteksi jiwa anda dijamin tetap berlaku, tidak akan diputus di tengah jalan.

5. Jika Telat Bayar Premi, Polis Tidak Langsung Lapse.

Fitur ini berlaku setelah polis berjalan dua tahun. Mungkin suatu ketika anda mengalami kesulitan keuangan sehingga tidak tersedia uang untuk membayar premi. Tapi jangan khawatir, polis anda tidak akan langsung lapse. Mengapa? Karena polis ini ada nilai investasinya.

Setelah dua tahun, biaya-biaya polis anda akan dipotong otomatis dari nilai investasi. Jadi, meskipun saat itu anda tidak menyetor premi, polis anda masih berlaku selama nilai investasinya masih cukup untuk membayar biaya-biaya polis, yang meliputi biaya administrasi, tabarru (biaya asuransi), dan akuisisi (hanya di 5 tahun pertama).

Nilai investasi pada unit-link berfungsi sebagai pelindung bagi polis anda. Hal ini berbeda dengan produk term-life yang langsung lapse begitu anda tidak bayar premi dan telah melewati masa tenggang (grace period).

6. Masih Ada Sisa UP Jika Umur Anda Melewati 70 Tahun

Ilustrasi ini memakai skema Asuransi Dasar + rider Term-life. Asuransi dasar sebesar 340 juta, Term-life 660 juta. Ditambahkan jadi 1 miliar. Asuransi dasar berlaku sd usia 100 tahun, sedangkan rider Term-life berlaku sd usia 70 tahun. Jika kejadian meninggal dunia terjadi sebelum usia 70 tahun, maka ahli waris memperoleh 1 miliar + nilai investasi. Jika anda diberi umur panjang sampai melewati usia 70 tahun, jangan khawatir, UP dari asuransi dasar anda masih berlaku sd usia 100 tahun. (Informasi selengkapnya tentang rider Term-life bisa dibaca di artikel Term-life dalam Unit-link, Lebih Murah dan Fleksibel).

Karena sangat jarang orang mencapai usia 100 tahun, maka UP dasar ini sangat besar kepastiannya bisa diwariskan. Okelah, mungkin anak-anak dan cucu-cucu anda sudah kaya dan tidak butuh warisan dari anda. Tapi jika anda bisa memakai uang sendiri setidaknya untuk membayar kain kafan, upah petugas pemakaman, biaya tahlilan, dan bersedekah kepada fakir-miskin-yatim untuk terakhir kalinya, bukankah itu lebih menyenangkan?

7. Dikelola Sesuai Syariah

Bagi anda yang peduli dengan nilai-nilai kesyariahan dari suatu produk atau aktivitas ekonomi, akan sulit bagi anda menemukan produk term life yang murah sekaligus sesuai syariah. Kecuali yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi murni syariah, semua produk term life adalah nonsyariah. Prinsipnya transfer risiko (risk transfering) dari tertanggung kepada perusahaan asuransi.

Tapi Tapro Allisya, sesuai namanya, adalah produk asuransi yang memenuhi kriteria syariah. Prinsipnya berbagi risiko (risk sharing) dengan akad tolong-menolong (ta’awuni) di antara sesama peserta, di mana posisi perusahaan asuransi hanyalah sebagai pengelola (akad wakalah bil ujrah). Dengan ikut program ini, berarti anda meniatkan uang anda dipakai untuk menolong orang lain yang membutuhkan. Itu saja insya Allah sudah bernilai ibadah. Pada saatnya, siapa tahu anda sendirilah atau keluarga andalah yang membutuhkan pertolongan itu.

Selain itu, investasi anda pun disalurkan ke instrumen-instrumen yang sesuai kriteria syariah, baik di saham, sukuk, maupun deposito. Jadi, akadnya baik, investasinya pun halal.

8. Bisa Dilengkapi Proteksi Tambahan (Rider) yang Bagus dan Murah

Tapro Allisya memiliki rider (asuransi tambahan) yaitu:

  1. ADDB (Accident Death and Disability Benefit), menanggung cacat sebagian maupun total dan meninggal akibat kecelakaan. Masa berlaku sampai usia 65 tahun. (Info lengkap tentang ADDB, bisa dibaca di SINI).
  2. CI+ (Critical Illness Plus), menanggung 49 penyakit kritis. Masa berlaku sampai usia 70 tahun. Klaim rider ini tidak mengurangi UP jiwa. (Selengkapnya baca di SINI).
  3. CI100 (Critical Illness 100), menanggung 100 kondisi penyakit kritis. Merupakan perluasan dari CI+, menanggung penyakit kritis mulai tahap awal penyakit hingga usia 100 tahun. (Selengkapnya baca di SINI).
  4. TPD (Total Permanent Disability), menanggung cacat tetap total akibat kecelakaan ataupun sakit kritis. Masa berlaku sampai 65 tahun. (Selengkapnya baca di SINI).
  5. Payor Benefit, yaitu bebas premi jika terkena CI+ atau TPD, bisa untuk peserta ataupun pasangan dari peserta. Masa berlaku sampai usia 65 tahun. (Selengkapnya bisa dibaca di SINI).
  6. Flexicare Family, memberikan santunan rawat inap dan pembedahan di rumah sakit. Rider ini bisa menyertakan seluruh anggota keluarga dalam satu polis. Masa berlaku sampai usia 65 tahun. (Penjelasan rider ini, silakan buka Apa Itu Flexicare Family?)
  7. HSC+ (Hospital and Surgical Care +), menanggung biaya rawat inap dan pembedahan dengan sistem cashless (pakai kartu). (Selengkapnya bisa dipelajari di SINI).
  8. HSC Premier X, menanggung biaya rawat inap dan pembedahan dengan sistem cashless sesuai tagihan. (Selengkapnya bisa dipelajari di SINI).

Jika anda menambahkan riders di atas, tentunya preminya tidak lagi 355 ribu per bulan, tapi ada tambahannya. Sekadar contoh, jika anda usia 30 tahun menambahkan rider ADDB dengan UP 500 juta, maka preminya jadi 430 ribu per bulan (nambah 75 ribu). Jika selain itu anda menambahkan juga rider CI+ sebesar 500 juta, maka preminya jadi 565 ribu per bulan.

Di term life juga ada ridernya. Tapi belum tentu preminya murah juga.

Premi untuk Usia Selain 30 Tahun

UP 1 Miliar (tanpa rider) untuk usia selain 30 tahun, laki-laki dan perempuan, premi per bulannya adalah:

tabel-premi-up-jiwa-1m

Catatan: Tabel premi telah diperbarui di artikel “375 Ribu UP 1M“.

Ringkasan

Jika diringkas, kelebihan unit link Tapro Allisya dibanding term life adalah:

  1. Preminya bisa dibayar bulanan
  2. Masa bayar lebih pendek, masa proteksi lebih panjang.
  3. Premi tidak seluruhnya hangus.
  4. Bergaransi perpanjangan.
  5. Jika telat bayar premi, polis tidak langsung lapse.
  6. Masih ada sisa UP dasar selewat usia 70 tahun, yang berlaku sampai usia 100 tahun.
  7. Dikelola secara syariah.
  8. Bisa dilengkapi rider (proteksi tambahan) yang bagus dan murah.

Ilustrasi

Di bawah ini ilustrasi manfaat meninggal dunia dan nilai investasi. Klik gambar untuk memperbesar.

Keterangan (tulisan warna biru) ditambahkan oleh saya.

Ini ilustrasi manfaat meninggal dengan beberapa asumsi hasil investasi.

Tulisan “Perhatikan…” (warna biru) dibuat oleh saya.

Demikian. Terima kasih atas kesediaan anda meluangkan waktu membaca artikel ini.

Untuk permohonan ilustrasi, silakan mengisi Form berikut:

Untuk konsultasi GRATIS mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:,

Asep Sopyan [Senior Business Partner]

HP/WA: 082111650732 | Email: myallisya@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Cari Agen Allianz di Kota Anda

Update:

Artikel penawaran ini telah diperbarui dengan: “Premi 360 Ribu Dapat UP 1 Miliar“.