Agen Allianz, Bisnis Asuransi, Catatan Pribadi

Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Ketiga (2014)

Asep SSaya ingin memulai cerita ini dengan kembali mengucap syukur kepada Allah Swt atas segala karunia-Nya yang terus bertumbuh di tahun 2014. Saya berdoa semoga karunia tersebut semakin ditambahkan lagi di tahun 2015 ini.

Secara garis besar, perjalanan saya sebagai agen asuransi Allianz di tahun ketiga (2014) dapat disimpulkan sebagai: “Ada kemajuan”.

Perjalanan saya tidak terbilang cepat. Dengan cara kerja yang cenderung mengalir, saya bersyukur masih mencatatkan kemajuan, dan itulah yang terpenting. Seperti kata pepatah: “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, esok harus lebih baik dari hari ini”. Selama kita tetap melangkah, apa yang kita harapkan pasti akan tercapai.

Sebuah kafe di Taman Jajan BSD, kantor ketiga saya setelah rumah dan kantor Allianz Serpong.
Sebuah kedai kopi di Taman Jajan BSD, kantor ketiga saya setelah rumah dan kantor Allianz Serpong.

Saya katakan cara kerja saya cenderung mengalir, karena saya hampir sepenuhnya mengandalkan blog ini (myallisya.com) untuk memperoleh penjualan polis dan perekrutan agen. Apa yang saya lakukan esok hari, ke mana saya pergi, dengan siapa saya bertemu, seringkali baru diketahui hari itu juga. Jika tidak ada janji dengan siapa pun dan bukan jadwal training, saya lebih memilih duduk di rumah atau di kedai kopi untuk menulis blog sembari melayani permintaan asuransi dari orang-orang yang menghubungi saya.

Alhamdulillah, Tuhan menganugerahi saya kemampuan menulis dan ternyata bisa digunakan untuk menjual asuransi. Banyak orang mengira saya ahli di bidang komputer atau teknologi informasi. Tidak. Modal terbesar saya adalah keterampilan menulis alias menuangkan ide ke dalam bentuk tulisan, dengan ditopang kesukaan membaca. Sedangkan membuat blog atau situs web hanyalah soal teknis yang bisa dipelajari sendiri melalui mesin pencari sambil tanya-tanya sedikit kepada blogger yang ahli.

Artikel ini merangkum beberapa catatan penting atau menarik yang saya alami di tahun ketiga saya sebagai agen asuransi di Allianz Life Indonesia. Catatan pengalaman tahun kedua (2013) bisa dibaca di SINI. Tahun pertama (2012) di SINI. Lanjutkan membaca “Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Ketiga (2014)”

Agen Allianz, Bisnis Asuransi

MDIT (Agen-agen Allianz Berpenghasilan Miliaran)

,

Apa itu MDIT dan Perbedaannya dengan MDRT

MDITMDIT (Million Dollar Income Team) adalah simbol baru pencapaian tertinggi seorang agen asuransi yang berkarier di Allianz Star Network.

Selama ini pencapaian tertinggi seorang agen asuransi dikenal dengan istilah MDRT (Million Dollar Round Table), juga paling bergengsi karena merupakan penghargaan bertaraf internasional. Syarat untuk mencapai MDRT adalah penjualan pribadi sekitar 543 jutaan, dihitung dari premi tahun pertama yang terbayarkan (1st year collected premium). Di atas MDRT ada COT (Court of the Table, premi terkumpul 1,63 miliar), di atasnya lagi ada TOT (Top of the Table, premi terkumpul 3,26 miliar).

Berbeda dengan MDRT (juga COT dan TOT) yang diukur dari penjualan pribadi, MDIT diukur dari penghasilan. Syarat untuk dapat disebut MDIT adalah penghasilan minimal 1 miliar per tahun, atau sekitar 83 jutaan per bulan. Penghasilan ini bisa saja diperoleh dari komisi penjualan pribadi, tapi kebanyakan diperoleh dari royalti penjualan grup.

MDRT adalah penjual yang hebat, sedangkan MDIT adalah leader yang dahsyat. Seorang leader harus bisa menjual sekaligus mendidik orang lain untuk bisa menjual. Secara umum dapat dikatakan, menjadi MDIT lebih berat daripada menjadi MDRT.
Lanjutkan membaca “MDIT (Agen-agen Allianz Berpenghasilan Miliaran)”

Bisnis Asuransi

Ingin Sukses, Beranikah Anda untuk Berubah?

“Orang yang mau hidupnya berubah tapi tetap melakukan hal yang sama setiap harinya, itulah orang gila.” (Albert Einstein)

 

Tak diragukan lagi, semua orang ingin sukses. Sukses, dalam berbagai bentuk dan tingkatannya, adalah suatu kebutuhan, yang jika tidak dipenuhi akan membuat seseorang tidak atau kurang bahagia.

Tapi untuk mencapai sukses diperlukan sejumlah perubahan. Di sinilah masalahnya. Proses perubahan itu pada umumnya tidak mengenakkan bahkan bisa menyakitkan, sehingga kebanyakan orang lebih senang berkubang di zona nyaman. Padahal sesungguhnya zona nyaman itu tidaklah betul-betul nyaman. Dan jika terus didiami, semakin lama akan semakin tidak nyaman.

Saya ambil contoh profesi agen asuransi. Sudah banyak orang yang tahu bahwa menjadi agen asuransi adalah satu cara untuk berubah dari hidup yang biasa-biasa saja menjadi hidup yang luar biasa. Tapi yang betul-betul mau menempuh jalannya dan menghadapi segala risikonya, tidaklah sebanyak agen yang mendaftar. Yang berhasil mungkin hanya sepersepuluhnya, sebagian lagi menjadi agen yang setengah-setengah, dan selebihnya kembali ke zona nyaman mereka (yang sesungguhnya tidak nyaman itu).

 

Venny Wantouw, pernah ditolak 60 kali berturut-turut di awal jadi agen, mendirikan grup Busster, grup yang paling pesat perkembangan jaringannya di ASN.
Venny Wantouw, pernah ditolak 60 kali berturut-turut di awal jadi agen, mendirikan grup Busster, grup yang paling pesat perkembangan jaringannya di ASN.

Lanjutkan membaca “Ingin Sukses, Beranikah Anda untuk Berubah?”