Investasi

7 Dosa Investasi Mematikan

Mengamati gaya investasi Warren Buffet dan George Soros, Mark Tier dalam buku The Winning Investment Habits of Warren Buffet & George Soros menyimpulkan tujuh dosa investasi mematikan yang dihindari Buffet dan Soros, tapi dilakukan kebanyakan investor. Di sini saya menuliskan ulang kesimpulan ini untuk anda.

Dosa Investasi Mematikan #1

Percaya bahwa anda harus memprediksi gerakan pasar mendatang untuk memperoleh imbal hasil besar.

Fakta: Investor yang sangat sukses tidak lebih baik dalam memprediksi gerakan pasar mendatang ketimbang anda atau saya.

Dosa Investasi Mematikan #2

Keyakinan “Guru”: Jika saya tidak dapat memprediksi pasar, maka orang lain dapat melakukannya – yang perlu saya lakukan adalah menemukan orang itu.

Fakta: Jika anda dapat benar-benar memprediksi masa depan, apakah anda akan meneriakkannya dari puncak gedung? Tentunya anda memilih tutup mulut, membuka akun di perusaaan efek, dan mencetak banyak uang.

Dosa Investasi Mematikan #3

Lanjutkan membaca “7 Dosa Investasi Mematikan”

Investasi

Saya Meniru Buffett. Kesalahannya.

Pada pertemuan tahunan Berkshire 1992, ia (Warren Buffett) berkata, “Saya kira keputusan terburuk saya adalah ketika saya pergi ke bengkel saat saya berusia 20 atau 21 tahun. Dan saya kehilangan 20% dari nilai kekayaan bersih saya. Jadi, bengkel itu membebankan biaya pada saya sekitar 800 juta dolar saat ini, saya rasa.” (Dari buku Mark Tier, The Winning Investment Habits of Warren Buffett & George Soros)

Ternyata saya pun melakukan apa yang dilakukan Buffett muda. Pada 12 Februari 2012 lalu, saya pergi ke bengkel Honda di BSD untuk mengambil motor yang beberapa hari sebelumnya ditunda di sana. Bengkel membebankan kepada saya biaya Rp 112.696.788!

112 juta?

Ya. Padahal harga motornya saja cuma sepersepuluh dari itu.

Kok bisa?
Lanjutkan membaca “Saya Meniru Buffett. Kesalahannya.”