Edukasi Asuransi

Apakah Asuransi Bisa Digantikan dengan Cara Lain?

Asuransi jiwaAsuransi itu perlindungan keuangan. Jika sakit, jika kecelakaan, jika cacat, jika meninggal, atau jika terjadi musibah lain yang menimbulkan dampak keuangan, asuransi bisa membantu meringankan kerugian keuangan yang timbul.

Asuransi tidak bermaksud mencegah semua itu terjadi. Asuransi hanya mengurangi dampak keuangan yang timbul akibat hal-hal tersebut.

Tapi meski semua itu tampaknya mudah dipahami, masih banyak orang yang menolak asuransi dengan bermacam alasan, dan mengira bahwa asuransi bisa diganti dengan hal lain.

5 Hal Yang Sering Dikira Bisa Menggantikan Asuransi

Ada orang yang berkata, “Saya mau nabung atau investasi sendiri saja.” Lanjutkan membaca “Apakah Asuransi Bisa Digantikan dengan Cara Lain?”

Asuransi Syariah

Dapatkah Asuransi Digantikan oleh ZIS (Zakat, Infak, Sedekah)?

zakat-infakDi antara orang-orang yang mengharamkan asuransi, ada yang berkata, “Jika potensi ZIS (zakat, infak, dan sedekah) bisa dimaksimalkan, asuransi tidak diperlukan lagi.”

Benarkah demikian?

Tanpa bermaksud mengecilkan peranan dan fungsi ZIS, mari kita uji pernyataan ini secara konsep maupun kenyataan.

Saya akan mulai dengan kenyataan.

Menurut sejumlah data (sumber berita bisa dilihat di bawah), potensi ZIS di Indonesia pada tahun 2015 adalah 217 triliun per tahun, sedangkan dana yang terkumpul baru sekitar 4 triliun.

Bagaimana dengan asuransi? Pada tahun 2016, total pendapatan premi asuransi di Indonesia mencapai 270 triliun, terdiri dari asuransi jiwa 208,92 triliun dan asuransi umum 61,9 triliun. Ini belum termasuk pendapatan premi BPJS Kesehatan yang sebesar 67,4 triliun. Totalnya lebih dari 300 triliun.

Pertanyaannya, dapatkah dana 4 triliun menggantikan dana 300 triliun? Tentunya tidak. Lanjutkan membaca “Dapatkah Asuransi Digantikan oleh ZIS (Zakat, Infak, Sedekah)?”